about us

1.png
Lembaga Studi Agama dan Masyarakat Aceh (LSAMA) hadir di Banda Aceh, Indonesia, sejak tahun 2010 berdasarkan akte notaris. Pendirian LSAMA dilatarbelakangi kegelisahan beberapa akademisi Aceh terkait realitas umat Islam yang masih terbelakang dari hampir semua aspek kehidupan. Dalam konteks ini, gagasan pendirian LSAMA muncul melalui diskusi-diskusi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dalam kehidupan umat Islam khususnya masyarakat Aceh. Bertolak dari kegelisahan tersebut, pembentukan LSAMA ditujukan untuk berkontribusi dalam menyadarkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan serta peradaban masyarakat Aceh melalui berbagai aktifitas berbasis penelitian, penerbitan, seminar, pelatihan, workshop dan aksi-aksi sosial agama dan politik dalam masyarakat. Visi LSAMA adalah Membangun Peradaban Masyarakat Aceh yang berbasis pada akhlak, ilmu pengetahuan dan nilai budaya. Visi tersebut diupayakan melalui aktivitas seperti: Melakukan pengkajian dan penelitian terhadap isu-isu aktual yang berkembang di masyarakat Aceh. Mengadakan pendidikan dan pelatihan dalam rangka peningkatan sumber daya masyarakat Aceh. Menerbitkan jurnal, buku dan buletin. Mengadakan kerjasama dengan instansi pemerintah, perguruan tinggi, swasta dan lembaga lainnya dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia terutama bidang agama dan berbagai bidang ilmu lainnya, Membangun kerja sama dengan berbagai pihak baik diluar negeri maupun dalam negeri, serta badan-badan internasional lainnya. Hingga kini, LSAMA telah menerbitkan buku dengan berbagai tema dan topik serta menerbitkan pula jurnal berbasis OJS diantaranya Kalam: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora, Jurnal Pengetahuan Sosial dan Sejarah, dan Jurnal Teologis. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan penelitian dan penerbitan ini.